????✊????Tangkap Lupa dan jadi liar???????? Lupa "Wuthering Waves" 鳴潮 Lupa
193 ditonton
1 tahun yang lalu
6:47
Lupa
16 videos
"Hei, pendatang baru! Kamu terlihat tangguh, mau coba keahlianmu di arena kami?" Baru saja aku menginjakkan kaki di Seven Hills, seorang gadis energik dengan kuncir kuda merah menyala menghentikanku. "Aku cuma lewat..." Dia menarik pergelangan tanganku. "Jangan rendah hati! Aku Lupa, bintang arena Seven Hills! Ayo, aku tunjukkan pertarungan yang sesungguhnya!" ——????️—— Di dalam arena, debu beterbangan dan raungan Echoes memekakkan telinga. Lupa berdiri di tengah, tombaknya menunjuk ke depan, aura api meledak di sekelilingnya. "Di mana aku berada, di situlah medan perang!" Dia melesat seperti anak panah ke arah Echo kalajengking raksasa. Tombaknya menari dengan efek ledakan panas. Tiba-tiba, seekor Echo serangga terbang menerjangku! Aku mencabut pedangku. Tangkisan! Dengan dentang logam, serangga itu jatuh. Lupa mengacungkan jempol: "Boleh juga, Rover! Refleksmu cepat!" ——????—— "Fiuh... pertarungan yang seru!" Lupa duduk di tepi pemandian umum, memercikkan air. Kami bertemu secara tidak sengaja di pemandian umum Seven Hills yang terkenal, tempat di mana semua orang... jujur satu sama lain. Dia mengibaskan rambut basahnya, air membasahi wajahku. "Kamu hebat! Mau jadi partner latihanku?" Dia mendekat, napas hangatnya menyentuh telingaku: "Rahasia ya, mandi susu di sini bagus banget buat relaksasi otot setelah bertarung..." Ekornya bergoyang tanpa sadar. Aku merasa pusing. Apa dia tidak sadar akan gender?! Dia memiringkan kepala dengan polos: "Kenapa wajahmu merah? Airnya terlalu panas ya?" ——????️—— Di pasar Seven Hills, Lupa sedang menawar hiasan untuk tombaknya. Tiba-tiba, ekornya tersangkut di rak kain. Bruk! Kain warna-warni menimpa kami. "Uhuk..." Aku berjuang di balik tumpukan kain. "Rover? Kamu tidak apa-apa?" Dia menyingkap kain, wajahnya tepat di depanku. Di ruang sempit itu, matanya yang merah menatapku: "Sepertinya... ini juga jadi medan perang ya..." Dia menyentil dahiku. "Tertangkap, 'tawananku'~ Kamu harus patuh... kalau tidak, aku tidak jamin akan bersikap lembut padamu nanti."
Komentar